Bagus mana MYOB atau Excel untuk Laporan Keuangan?

Kalau dilihat dari judul diatas terlihat ada persaingan sengit antara MYOB dan Excel. Bagi orang awam dan sudah terbiasa menggunakan Excel tentu jawabannya pastilah Excel, bukan? Bagaimana dengan Anda sendiri?

excel-vs-myobJika dilihat dari segi penggunaannya Excel jauh lebih senior dibanding MYOB. Pada umumnya orang sudah terbiasa menggunakan Excel untuk urusan laporan keuangan. Biasanya mereka menyimpan laporan keuangan perusahaan di dalam spreadsheet Excel. Data-data  yang disimpan di Excel biasanya berupa catatan transaksi, kemudian diolah secara manual hingga akhirnya menghasilkan laporan keuangan yang mereka harapkan. Kelemahan menggunakan Excel ini, biasanya penyajian laporan keuangan memakan waktu yang cukup lama dan tidak tertutup kemungkinan banyak terjadi human error selama proses pemindah bukuan karena prosesnya dilakukan secara manual.

Lalu, apa kelebihan Excel dibanding MYOB? Memang Excel lebih fleksibel dalam tatanan letak dan bentuk laporan keuangannya. Di Excel laporan keuangan bisa diformat dan didisain sesuai dengan kehendak kita. Kita bisa menambah dan mengurangi kata-kata dan catatan-catatan dimana sulit atau bahkan tidak bisa dilakukan di MYOB.

Sedangkan pada MYOB, bentuk laporan keuangan yang dihasilkan biasanya agak kaku. Kita tidak bisa merubah bentuk laporan keuangan yang telah kita setup sebelumnya. Inilah kelemahan MYOB dibanding Excel, terutama MYOB yang digunakan di Indonesia.

Trus, apa kelebihan MYOB? MYOB memang dibuat khusus untuk menghasilkan laporan keuangan yang cepat dan akurat. Setelah selesai mensetup MYOB sesuai dengan jenis usaha kita, lalu dilanjutkan dengan memasukkan transaksi, maka laporan keuangannya langsung bisa diperoleh tanpa proses pemindah bukuan, sehingga bisa menghindari proses human error.

Dengan adanya kelebihan dan kekurangan kedua software diatas ditinjau dari segi penggunaan untuk laporan keuangan, maka untuk mendapatkan hasil yang optimal, kedua software tersebut harus saling bersinergi.  Excel tidak bisa menghasilkan laporan keuangan yang cepat dan akurat sehingga membutuhkan MYOB dalam pencatatan transaksi keuangannya. Sebaliknya, MYOB kurang fleksibel dalam menyajikan bentuk laporan keuangan dan disain yang sesuai dengan keinginan yang diharapkan perusahaan, sehingga membutuhkan Excel sebagai tempat penyajian laporan keuangannya.

Setelah kita mengetahui kelemahan dan keunggulan masing-masing software diatas, maka kita bisa bijak dalam berfikir dan bertindak.

Semoga bermanfaat 😉

Kritik dan saran silahkan isi di kotak komentar, atau klik disini untuk pesan dan informasi. Untuk tips dan trik MYOB lainnya, klik disini.

Tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *